Pertanyaan dari Yulia di Surabaya : Halo dokter, saya wanita berusia 27 tahun. Saya bertanya, apa yang harus saya lakukan jika menemukan benjolan di payudara? Apakah benjolan itu merupakan tanda pasti kanker payudara?

Jawaban : Halo Yulia, terima kasih telah mengajukan pertanyaan ini.

Saat kita menemui suatu benjolan di payudara, hal utama yang harus kita lakukan adalah tetap tenang. Jika kita panik, kita mungkin tidak akan dapat berpikir dengan jernih dan membuat keputusan yang tepat tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya. Setelah kita tenang, kita bisa mengunjungi dokter atau pusat kesehatan untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai benjolan di payudara tersebut.

Mitos atau Fakta Benjolan Payudara Kanker

Banyak wanita yang langsung mencari informasi di internet saat menemukan benjolan di payudara mereka. Namun, perlu diingat bahwa informasi yang kita dapatkan dari internet tidak selalu akurat dan dapat membuat kita menjadi semakin panik.

Oleh karena itu, lebih baik langsung mengunjungi dokter untuk mendapatkan pemeriksaan. Dengan melakukan pemeriksaan secepatnya, kita dapat lebih cepat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dan mengambil tindakan yang diperlukan.

Yang harus dipahami, tidak semua benjolan di payudara menandakan kanker. Artinya, tidak semua benjolan di payudara bersifat ganas. Benjolan di payudara dapat diklasifikasikan pada berbagai jenis, ada yang jinak dan ada juga yang ganas.

Sebenarnya, berdasarkan data penelitian, sekitar 70% benjolan payudara adalah jenis yang jinak. Oleh karena itu, tidak perlu takut terlebih dahulu untuk melakukan pemeriksaan dan pengobatan benjolan payudara. Mengecek sendiri benjolan payudara untuk menentukan apakah jinak atau tidak, tidak cukup akurat. Pemeriksaan yang tepat tentu saja harus dilakukan oleh dokter atau di fasilitas kesehatan.

Benjolan jinak biasanya mudah digerakkan dan terisolasi dari jaringan sehat di sekitarnya. Benjolan jenis ini biasanya bergerak saat dipegang. Mayoritas benjolan yang ditemukan di payudara adalah jinak atau ganas, tergantung usia. Benjolan yang ditemukan pada wanita di bawah usia 30 tahun biasanya mayoritas jinak. Namun, benjolan yang ditemukan di atas usia 30 tahun biasanya lebih mencurigakan, cenderung mengarah ke ganas. Namun, ini bukan berarti bahwa setiap wanita di atas usia 30 tahun yang menemukan benjolan di payudara pasti menderita kanker, tidak demikian. Banyak juga benjolan jinak yang ditemukan pada wanita di atas usia 30 tahun.

Penyebab Benjolan Payudara

Pada umumnya, pasien yang datang ke dokter atau pusat kesehatan biasanya dalam kondisi benjolan yang sudah besar. Jarang sekali ada yang datang ke dokter pada tahap awal. Hal ini biasanya disebabkan oleh sikap denial di awal saat menemukan benjolan, rasa takut untuk melakukan pemeriksaan, atau bahkan memilih pengobatan herbal atau alternatif.

Mereka biasanya baru mencari bantuan medis saat kondisinya telah memburuk. Kondisi benjolan yang parah biasanya menurunkan tingkat kesembuhan dan keberhasilan terapi. Jadi, jika ada asumsi yang mengatakan bahwa orang dengan kanker payudara pasti akan meninggal, itu bisa jadi benar. Mengapa? Karena biasanya pasien yang datang ke dokter sudah dalam kondisi stadium lanjut dan bahkan sudah menyebar ke organ lain. Jika mereka datang saat masih dalam stadium awal, angka kesembuhannya tentu akan lebih tinggi.

Terlebih lagi, jika kita sering melakukan skrining payudara meski tidak ada keluhan, kita bisa mengetahui adanya benjolan payudara pada tahap yang sangat dini, sehingga dapat segera ditangani lebih awal sebelum kondisinya memburuk.

Untuk benjolan jinak di payudara sendiri, ada berbagai jenisnya. Ada benjolan padat (fibroadenoma mamae), ada kista payudara, ada benjolan karena infeksi atau radang, dan masih banyak lagi jenis dan penyebabnya. Jadi, jangan selalu mengasumsikan bahwa benjolan di payudara itu adalah kanker. Itu belum tentu benar.

Jadi, saat menemukan benjolan di payudara, segera periksa ke dokter dan jangan menunggu lagi. Menunggu itu untuk apa? Semakin kita menunda untuk memeriksa, kita akan semakin khawatir, stres, dan ini justru tidak baik karena bisa menyebabkan frustasi. Frustasi memikirkan benjolan di payudara, tidak bisa tidur, makan tidak enak, tidak bisa produktif dalam menjalani hidup.

MedicElle Clinic adalah klinik khusus wanita pertama dan satu-satunya di Surabaya dengan semua tenaga medisnya wanita. MedicElle Clinic menawarkan berbagai layanan, termasuk medical check-up, dokter spesialis bedah dan payudara, dokter spesialis kandungan, dokter spesialis penyakit dalam konsultan hematologi onkologi medik (kanker dan kelainan darah), dokter spesialis anak, dokter gigi umum dan spesialis konservasi gigi, dokter spesialis kulit dan kelamin, dokter spesialis rehabilitasi medik, serta dokter umum. Klinik ini memiliki tim dokter yang berpengalaman dan menggunakan teknologi modern dan berkualitas tinggi untuk pasien.

Apakah Anda sedang mencari klinik spesialis bedah dan payudara di Surabaya? Segera konsultasikan keluhan Anda dengan dokter spesialis kami. Hubungi kami melalui:

Our Location : Jalan Raya Gubeng no. 11 Surabaya, 60281
Email : info@medicelle.co.id
Whatsapp : 08990118008
Office : +62 31 3000 9009
Customer Service : +62 31 3000 8008

Narasumber :

dr. Sahar Bawazeer, Sp.B,
Spesialis Bedah Umum dan Payudara
MedicElle Clinic Surabaya

Sumber :

https://m.kumparan.com/beritaanaksurabaya/apa-benjolan-payudara-pasti-kanker-eits-belum-tentu-lho-lalu-harus-apa-20SSOWf9Gmm

Our Specialist

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Icon