Skip to content

Operasi FAM Surabaya

dokter bedah perempuan dr sahar bawazeer
Spesialis Bedah Umum dan Payudara

Operasi FAM | Gejala, Penyebab dan Pengobatan

Beberapa rangkuman singkat Fibroadenoma sebagai berikut :

  • FAM adalah Istilah dari Fibroadenoma / Fibroadenoma Mammae.
  • Termasuk dalam Tumor Jinak yang umumnya terjadi pada payudara
  • Berbentuk bulat dengan batas yang tegas.
  • Konsistensi Kenyal dengan permukaan halus
  • Ukuran dapat membesar saat masa kehamilan
  • Umur yang sering mengalami antar 15-35 tahun

Penyebab Fibroadenoma ( FAM )

Pencegahan lebih baik dengan mengetahui penyebabnya, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan dan konsultasi rutin dengan dokter bedah surabaya

Saat ini FAM sering dikaitkan dengan faktor hormonal reproduksi. Namun demikian penyebab belum diketahui secara pasti. Sebagian pendapat menyatakan bahwa FAM muncul karena respon abnormal tubuh perempuan terhadap hormon estrogen.

Selain fibroadenoma yang umum terjadi, ada juga beberapa jenis fibroadenoma antar lain:

  • Fibroadenoma kompleks. Pada jenis ini terjadi pertumbuhan sel yang cepat. Fibroadenoma kompleks didiagnosis menurut analisa jaringan dengan mikroskop (biopsi).
  • Fibroadenoma juvenile. Jenis ini merupakan fibroadenoma yang paling banyak diderita oleh wanita berusia 10-18 tahun. Fibroadenoma juvenile dapat membesar, namun seiring waktu akan menyusut bahkan menghilang.
  • Fibroadenoma besar. Jenis ini dapat membesar hingga berukuran 5 centimeter dan harus diangkat karena dapat menekan jaringan payudara sekitarnya.
  • Tumor phyllodes. Jenis ini biasanya bersifat jinak, namun dapat juga berubah menjadi ganas. Dokter akan menyarankan tumor ini untuk diangkat.

Bagaimana Diagnosa dalam menetukannya FAM?

Ada 3 cara yang umunya dilakukan untuk mendeteksi / diagnosa sebagaiamana yang dilakukan pada klinik medicelle yaitu :

  • Mammografi. Akan lebih efektif untuk pasien dengan umur 40 tahun ke atas. Dengan mammografi Dokter akan menganalisis gambar fibroadenoma pada jaringan payudara pasien yang diambil dengan menggunakan sinar-X. 
  • USG payudara. Disarkan untuk pasien dengan umur dibawah 40 tahun. Karena kondisi struktur jaringan yang masih padat, sehingga hasil sinar X pada mammografi lebih sulit di analisis.
  • Biopsi. Jika benjolan tidak bisa didiagnosis pasti dengan mammografi dan USG, maka dokter akan menyarankan pemeriksaan biopsi payudara. Dokter akan mengambil sampel jaringan dari dalam benjolan untuk dianalisa di laboratorium.
Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on twitter
Twitter
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
Share on print
Print

1 Comment


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LET'S Talk