Skip to content
RADIOLOGI
USG (ULTRASONOGRAFI)

USG atau ultrasonografi adalah sebuah tes pemeriksaan yang menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menggambarkan kondisi organ-organ dalam tubuh. USG dapat digunakan untuk mendeteksi perubahan organ, jaringan dan pembuluh darah, sekaligus untuk mendeteksi massa abnormal, seperti tumor.

USG adalah prosedur medis yang aman, tidak menyebabkan rasa sakit, dan relatif terjangkau. Teknik pengambilan gambar dalam USG sama sekali tidak menggunakan radiasi, sehingga tidak memiliki efek samping ataupun komplikasi serius jangka panjang. Selain itu, USG juga non invasif, atau tidak merusak jaringan karena prosedur ini tidak memasukkan alat apapun dalam tubuh. Karena itulah, USG aman untuk dilakukan oleh siapa saja, termasuk wanita hamil dan ibu menyusui.

Di MedicElle Clinic, terdapat beberapa jenis USG yang bisa dilakukan, yakni USG kandungan (2D dan 4D), USG transvaginal, USG payudara, dan USG abdomen.

USG
KANDUNGAN

USG kandungan amat penting dilakukan oleh wanita hamil untuk mengetahui kondisi janin dalam kandungan dan kesehatan reproduksi ibu secara detail. Idealnya, pemeriksaan kehamilan dan USG kandungan dilakukan tiap bulan, lalu makin intensif jelang persalinan. Namun, setidaknya USG kandungan harus dilakukan minimal 3 kali selama kehamilan, yakni pada trimester pertama, kedua, dan ketiga.

USG kandungan dilakukan ketika trimester pertama untuk memprediksi usia kehamilan secara akurat. Sedangkan USG kandungan pada trimester kedua dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya kecacatan pada janin serta mengetahui tekanan aliran darah ke rahim, risiko gangguan tumbuh kembang janin, dan risiko preeklamsia. Kemudian, USG kandungan pada trimester ketiga dilakukan untuk memastikan manifestasi pertumbuhan janin dan mempersiapkan proses persalinan.

USG KANDUNGAN 2D DAN 4D

MedicElle Clinic menyediakan dua jenis pemeriksaan USG kandungan, yaitu 2 dimensi dan 4 dimensi. Jika dalam USG 2D Anda hanya bisa melihat posisi janin dalam bentuk gambar hitam putih, USG 4D memungkinkan ibu untuk bisa melihat gerakan janin secara nyata dan lebih detail, termasuk jenis kelamin, bentuk wajah, dan lain-lain. Hasil dari USG 4D bukanlah hanya gambar, melainkan seperti ‘film’ yang menunjukkan gerakan bayi dalam kandungan, seperti ketika bayi menguap, mengisap jempol, dan lain-lain.

USG
TRANSVAGINAL

USG transvaginal merupakan pemeriksaan dalam yang bertujuan untuk memastikan langsung keluhan-keluhan yang dialami pasien, serta melihat kelainan yang terdapat pada organ kelamin luar maupun dalam. USG transvaginal merupakan pemeriksaan yang cepat, akurat, dan membantu dokter menegakkan diagnosis. USG transvaginal dapat menjangkau rahim, indung telur, vagina, dan sekitarnya, sehingga dapat menilai kelainan dengan lebih baik dibandingkan dengan USG abdomen. Kelainan seperti keputihan, massa, polip, maupun radang pada vagina dan leher rahim dapat tampak dengan jelas melalui pemeriksaan USG transvaginal. Bahkan, dalam kasus kanker leher rahim, USG transvaginal dapat memegang peranan kunci dalam menentukan derajat kanker.

USG
PAYUDARA (MEDICAL BREAST ULTRASOUND)

USG payudara memiliki teknis yang serupa dengan USG kandungan. Metode USG payudara ini efektif untuk menemukan benjolan di payudara yang masih padat, sehingga ideal untuk dilakukan wanita muda pada rentang usia 30 tahun. Gambar yang dihasilkan dari USG payudara merupakan gambar dalam format hitam dan putih. Jika ada pertumbuhan kista dan tumor, maka gambar yang muncul akan berwarna gelap. Meskipun demikian, bagian yang berwarna gelap tersebut tidak selalu kanker. Ada berbagai jenis benjolan pada payudara dengan kondisi jinak maupun ganas. Jika hasil USG payudara menunjukkan adanya bagian mencurigakan di payudara Anda, maka sebaiknya Anda melakukan pengujian lebih lanjut untuk mendapatkan diagnosis yang lebih akurat.

USG
ABDOMEN

USG abdomen dapat digunakan untuk mengevaluasi dan mendeteksi organ-organ di daerah abdomen (perut), seperti hati, kantung empedu, pankreas, limpa, ginjal, aorta abdomen, kandung kemih, uterus (bagi perempuan), dan prostat (bagi laki-laki). USG abdomen dapat membantu diagnosis pada kondisi gangguan pencernaan, nyeri di daerah abdomen, adanya massa atau benjolan yang teraba di daerah abdomen, pelebaran pembuluh darah aorta abdomen, pembesaran organ, batu pada kantung empedu atau ginjal, dan lain-lain.

LET'S Talk