Mastektomi/Pengangkatan Payudara.

Bukan Satu-satunya pilihan !!

dr. Sahar Bawazeer, Sp.B

Spesialis Bedah Umum dan Payudara

Seorang dokter bedah yang memiliki concern terhadap penyakit pada payudara dan telah menjalani berbagai pelatihan dan training bersekala international

Payudara merupakan salah satu organ terpenting pada wanita. Selain untuk estetika, fungsi terpenting dari payudara untuk wanita adalah menyusui. Oleh sebab itu, wanita yang menderita kanker payudara selalu dihantui ketakutan jika harus dilakukan pengangkatan payudara (Mastektomi). 

Sejalan dengan perubahan zaman dan berkembangnya ilmu kedokteran, apa yang ditakutkan oleh wanita yaitu pengangkatan seluruh payudara seperti yang lazim dilakukan pada penderita kanker payudara kebanyakan tidak selalu harus dialami. Saat ini, ada beberapa pilihan terapi pada wanita penderita kanker payudara, terutama yang enggan dilakukan pengambilan payudara ( Mastektomi ).

Breast Conserving surgery (BCS) adalah operasi kanker pada payudara  dengan teknik eksisi luas atau lumpektomi atau mastektomi parsial . Teknik ini pada dasar nya tidak dilakukan pengambilan pada seluruh jaringan payudara namun hanya mengambil jaringan tumor ganas dan sedikit jaringan sehat disekitar tumor ganas.  Dengan teknik ini, karena tidak banyak jaringan yang diambil maka memungkinkan untuk tidak banyak merubah bentuk payudara.

BCS mulai banyak dikerjakan pada abad 20 setelah sebelumnya  prosedur yang telah lama dan umum dilakukan pada penderita kanker payudara adalah Radikal Mastektomi yang dikembangkan oleh Halstead.  BCS  dilakukan oleh para ahli bedah setelah banyak penelitian yang mempelajari dan mengevaluasi tingkat keberhasilan dari suatu operasi kanker payudara. Banyak penelitian yang membuktikan bahwa tingkat keberhasilan dari suatu operasi kanker payudara bukan dari banyak nya jaringan payudara yang diambil atau radikal nya suatu operasi namun tingkat perluasan dari kanker payudara tersebut. Pada beberapa studi yang dilakukan,  ditemukan bahwa ternyata tidak ada perbedaan tingkat survival pada penderita kanker payudara yang dilakukan operasi dengan mastektomi atau dengan BCS.

Meskipun BCS sangat menjanjikan, namun tidak semua penderita kanker payudara dapat dilakukan operasi kanker payudara dengan teknik BCS ini. Teknik ini lebih banyak dilakukan ketika keganasan pada payudara ditemukan pada stadium I dan II dibandingkan dengan keganasan pada stadium lanjut.

Beberapa catatan yang harus diketahui oleh penderita kanker payudara yang ingin mendapatkan terapi dengan Teknik ini, salah satu nya adalah setelah tindakan operasi tersebut diwajibkan untuk mendapatkan terapi tambahan, yaitu terapi radiasi. Terapi yang menggabungkan antara BCS ( Eksisi Luas/ Lumpektomi)  dengan terapi radiasi dinamakan  Breast Conserving Therapy (BCT).

Beberapa indikasi dan kontra indikasi  BCS terdapat pada table dibawah : 

BCS dapat menjadi pilihan solusi pada wanita penderita kanker payudara ,   yang selama ini hanya mengetahui bahwa satu-satunya Tindakan operasi kanker payudara adalah mastektomi atau pengangkatan keseluruhan  payudara.

!

Oleh karena itu apabila sahabat medicelle merasakan  adanya perubahan pada payudara, termasuk benjolan, segera konsultasikan ke dokter ahli untuk mendapatkan pemeriksaan dan terapi yang tepat untuk anda.

Referensi :

Scott L.Spear,Shawna C. Willey,Geoffrey L. Robb, Dennis C. Hammond, Maurice Y. Nahabedian Surgery of the Breast, Principle and Art

Kirby I. Bland, V. Suzanne Klimberg, Josef E Fischer, Master Techniques in surgery Breast Surgery